Do’a Bersama Yatim Mengharap Ridho-Nya

Ibu Sri Rahayu (berbaju & berjilbab hitam), bersyukur atas kehidupannya yang berkecukupan. Suaminya telah meninggal dunia, dan kedua anaknya bersekolah di luar negeri, hanya ibu Sri yang tinggal di rumahnya tersebut beserta teman dan kerabatnya. Qodarullah. Sebelumnya, ibu Sri mendapatkan ujian dari Allah SWT secara berturut turut, mulai kehilangan tas yang isinya perhiasan dan uang, disambung lagi mobilnya ditabrak dan rusak parah, ibadah umroh yang sudah terjadwal ternyata belum kesampaian karena sakit, dan satu minggu yang lalu baru saja pulang dari RS Siloam setelah divonis dokter mengidap Diabetes. Kemudian Ibu Sri bertemu dengan teman lamanya, Bu Ade Yuliana (berbaju merah) yang juga merupakan marketing Sahabat Mustahiq Bali, menyampaikan keinginannya untuk berbagi bersama anak-anak yatim. “Dengan harapan akan ampunan Allah SWT, serta menyudahi musibah yang saya alami,” ungkap Ibu Sri.
 
Alhamdulillah, wasyukurilah, wala haula wala quwwata Illa Billah. Kegiatan malam itu (14/02) lalu di kediaman ibu Sri mendatangkan anak-anak yatim dikabulkan Allah untuk terlaksana. Do’a bersama para anak yatim ini bertujuan agar segala sesuatu/musibah yang menimpanya diganti dengan kebahagiaan dan kemudahan dalam beribadah. “Inilah cerita singkat semoga ada manfaatnya bagi kita semua, arti pentingnya berbagi dan peduli kepada sesama(shodaqoh), pastinya Allah SWT akan menghilangkan 70 bala/musibah pada orang-orang yang gemar bersedekah (HR. Tabrani),” Ungkap Ust. Margiyanto, M.Pd.I, selaku Kepala Cabang Sahabat Mustahiq Bali dalam tausiyahnya di rumah ibu Sri Rahayu.***
 
Kabar Anda Bali - Maret 2019 - 1